Development Area

Metta School memahami pentingnya pembelajaran yang tidak hanya fokus ke salah satu aspek perkembangan saja, namun Metta School mengembangkan pembelajaran dengan berimbang ke beragam aspek di antaranya:

Metta School is aware of the importance of holistic education, which does not only focus on only one development area. Metta School is aiming at offering balanced curriculum that covers development areas below:

  1. Aspek perkembangan fisik
    Perkembangan fisik menjadi hal utama yang perlu distimulasi agar menopang para siswa untuk dapat belajar lebih optimal. Perkembangan fisik bukan hanya latihan otot namun juga latihan otak. Selain itu siswa juga belajar memahami cara makan makanan yang bergizi dan bagaimana agar tubuh senantiasa fit dan segar. Di masa pandemi ini, pembelajaran terkait aspek fisik ini menjadi penting khususnya dalam meningkatkan kerja imun tubuh untuk menghalau penyebab penyakit.

    Psychomotor area

    Psychomotor education is the ‘starting point’ for students’ learning process, and one among important aspect to constitute optimum result in their study. Psychomotor education provides essential basic training in their motor development, emotional and psychological, basic healthy lifestyle and nutrition as well as the knowledge on how to stay fit and active. In time of pandemic, this has been emphasized more to enhance immunity and to prevent disease infections.

  2. Aspek perkembangan kognitif
    Kemampuan siswa untuk berpikir kritis dan melakukan sintesis memerlukan perkembangan kognitif yang optimal. Perkembangan aspek kognitif dapat ditempuh dengan membudayakan pembelajaran yang terbuka, transparan dan kaya riset atau penjelajahan pengetahuan. Suasana belajar yang nyaman, tanpa ancaman, penuh kekeluargaan menumbuhkan semangat belajar dan daya juang untuk terus belajar serta penuh dengan ketertarikan untuk mempelajari hal-hal baru yang menarik.

    Cognitive area
    Cognitive education seeks to improve the cognitive (mental) skills. This is characterized by its focus on processes of systematic logical thinking and especially the application of basic tool of learning. This area is approached by administering balanced combination of teacher and student-centered learning, problem and project-based learning. Positive learning environment at Metta School goes beyond physical well-being; here, students feel supported, welcomed, valued and respected. This establishes strong interactions and promotes thriving learning culture. Students are more likely to have higher motivation to learn new and interesting things, leading to better and more promising learning outcomes.

  3. Aspek perkembangan emosi
    Perkembangan emosi menjadi penting untuk dilakukan dan menjadi fokus pembelajaran dikarenakan emosi memegang peran penting untuk memberikan energi positif dalam peningkatan emosi ingin tahu, emosi ingin mengembangkan diri, emosi ingin mencapai tujuan, serta emosi positif lainnya. Penguatan emosi agar tersalurkan ke arah emosi yang positif dapat dilakukan jika sekolah membudayakan penghormatan, penghargaan, dialog, pendekatan yang disesuaikan dengan tugas perkembangan.

    Emotional area
    Emotional area is emphasized for it plays important role in education; it encourages students to pay attention in order to identity, understand and express them positively and productively. The goal is to help students actualize their potential by developing their curiosity, motivation, self-discipline, self-reflective and other positive mental attributes. Metta School nurtures students’ emotional development by engaging in quality interactions where they are respected, appreciated and heard.

  4. Aspek perkembangan sosial
    Pembelajaran yang dilakukan di Metta School tidak hanya fokus kepada pembelajaran untuk diri sendiri saja, namun juga pembelajaran untuk berinteraksi dan berdaya guna untuk orang lain, makhluk lain serta lingkungan di sekitar dan dunia. Pembelajaran ini sangat kental dalam pengembangan aspek sosial. Melalui perkembangan aspek sosial, para siswa dapat memahami bagaimana peranan pribadi sebagai individu dalam sebuah kelompok masyarakat, siswa juga memahami bagaimana orang lain bersikap, selanjutnya siswa juga belajar memahami aturan atau norma sosial, dan masih banyak lagi.

    Social area
    At Metta School, the learning also focuses on the development of social area. Through this, we hope to inspire the students to interact positively with others and to find their place in society. With the development in this area, students are equipped with the skills that will help them understand their role, how to act in society and to navigate new content and challenges the future might present.

  5. Aspek perkembangan moral
    Aspek perkembangan emosi dan sosial yang dilakukan di Metta School menyatu dalam upaya pengembangan aspek moral. Di saat siswa mengembangkan aspek emosi dan sosial secara berkelanjutan secara tidak langsung siswa sedang mengembangkan aspek moral. Pengembangan aspek moral dapat dikuatkan lagi dengan terus melakukan pembiasaan, pemantauan dan tentu penguatan yang dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan baik di sekolah maupunn di rumah. Para orangtua/wali siswa selalu dilibatkan untuk bersama-sama dengan sekolah memberikan pembiasaan, pemantauan dan penguatan moral kepada para siswa.

    Moral area
    At Metta School, social and emotional development facilitates students to cultivate their moral values. When students are advanced socially and emotionally, they are also advancing morally. The development in this area is further promoted by constant modelling, building habit and simultaneous practices at school and beyond. Parents and expected to nurture its development by providing models, monitoring and further guidance.

  6. Aspek perkembangan bahasa dan komunikasi
    Aspek perkembangan bahasa dan komunikasi menjadi jembatan yang yang menghubungi semua aspek di atas. Aspek ini sangat penting dalam kehidupan manusia dan menjadi pokok yang perlu untuk terus dikembangkan di dalam pembelajaran. Para pendidik pun terus belajar mengembangkan aspek ini guna mampu berkomunikasi dengan tepat kepada para siswa khususnya komunikasi yang memunculkan pemahaman dan pengertian yang selaras dengan yang dituju. Perkembangan aspek bahasa dalam hal ini penguasaan kemampuan berbahasa Indoneia, berbahasa Inggris dan berbahasa Mandarin menjadi 1 paket kemampuan yang dibutuhkan para siswa di masa depan mereka, untuk itu Metta School meramu semua kebutuhan bahasa ini dalam pembelajaran yang dituangkan KTSP (kurikulum tingkat satuan pendidikan).

    Language and communication area
    Two foundational components of education are language and communication. This bridges and links all other areas of development. Without communication, learning cannot happen that development in this area is continuously nurtured and facilitated in our practices. Teachers are developing themselves professionally to communicate effectively with the students and help them engage in the learning to later achieve the set goals. At Metta School, the development of language and communication skills include the fluency in communicating in Bahasa Indonesia, English, and Chinese. The ability to communicate in these three school languages is important to prepare for their bright future. For that reason, Metta School fosters the language competence stated in KTSP and complements it to continuously offer a solid and holistic education.